BREAKING NEWS

Sosialisasi Desa Binaan Keimigrasian, Camat Cikakak Tekankan Pentingnya Pelayanan Prima dan Tata Kelola Administrasi Desa


KASUS.WEB.ID | SUKABUMI – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sukabumi menggelar sosialisasi Program Desa Binaan Keimigrasian di Aula Kantor Desa Cikakak, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Cikakak, Purnama Sugiri, S.Pd., M.Si., serta seluruh unsur pemerintahan desa, termasuk Kepala Desa, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat.

Kehadiran Camat Sugiri dalam acara ini menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang tertib, khususnya dalam aspek keimigrasian yang krusial bagi wilayah wisata seperti Cikakak.

Dalam sambutannya, Purnama Sugiri mengungkapkan bahwa program Desa Binaan Keimigrasian sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Ia menilai bahwa pemahaman tentang regulasi keimigrasian akan membantu perangkat desa memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, terutama pemilik homestay atau akomodasi wisata.

"Sinergi antara kesadaran keimigrasian dan pelayanan publik yang baik akan menciptakan ekosistem desa yang aman dan profesional. Perangkat desa harus mampu menjadi fasilitator yang informatif bagi warganya terkait kewajiban pelaporan tamu asing," ujar Sugiri.

Usai mengikuti sesi sosialisasi, Camat Purnama Sugiri menyempatkan diri melakukan pembinaan langsung kepada para staf dan perangkat Desa Cikakak. Berbeda dengan sesi umum, pembinaan ini secara khusus menyoroti aspek pelayanan prima dan tata kelola administrasi di lingkungan Kantor Desa Cikakak.

Sugiri menekankan bahwa Kantor Desa merupakan wajah pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, standar pelayanan harus ditingkatkan, mulai dari keramahan, kecepatan respons, hingga kerapian administrasi.

"Saya ingin melihat Kantor Desa Cikakak sebagai contoh tata kelola yang baik. Mulai dari cara menyambut warga, pengelolaan arsip dokumen, hingga transparansi alur layanan. Semua harus tertata rapi dan profesional. Ketika administrasi desa sudah kuat dan tertib, maka pengawasan aspek lain, termasuk keimigrasian, akan lebih mudah dilakukan," tegas Sugiri kepada para staf.

Ia juga menginstruksikan agar setiap bagian di kantor desa saling berkoordinasi dengan baik untuk menghindari tumpang tindih tugas dan memastikan tidak ada keluhan dari masyarakat akibat lambatnya pelayanan.

Menutup arahannya, Purnama Sugiri berharap agar momentum sosialisasi ini dapat diikuti dengan perbaikan internal di tubuh pemerintahan desa.

"Saya berharap Desa Cikakak tidak hanya sukses dalam verifikasi Desa Binaan Keimigrasian, tetapi juga unggul dalam indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan desa. Dengan tata kelola yang bersih, rapi, dan melayani dengan hati, kepercayaan publik akan meningkat, dan Desa Cikakak akan menjadi destinasi wisata yang tidak hanya indah secara alam, tetapi juga tertib secara administratif," pungkasnya.

Antusiasme para perangkat desa terlihat jelas saat menerima arahan tersebut, menandakan kesiapan mereka untuk meningkatkan standar kerja demi kemajuan Desa Cikakak.


(Hans)

Posting Komentar