BREAKING NEWS

BANTUAN PANGAN PEMERINTAH MULAI DISALURKAN, RIBUAN WARGA KECAMATAN SIMPENAN TERIMA BANTUAN BERAS


KASUS.WEB.ID | SUKABUMI – Penyaluran bantuan pangan pemerintah berupa beras seberat 30 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi dimulai di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, untuk periode triwulan III tahun 2026 (Juli–September). Program ini menjangkau total 9.944 KPM yang tersebar di tujuh desa, dengan jumlah penerima yang mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Koordinator Kecamatan Simpenan, Wida Sulastri, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatApss, Selasa (29/9/2026), mengungkapkan bahwa lonjakan jumlah KPM merupakan indikasi adanya pemutakhiran data yang lebih akurat serta responsif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.

"Alhamdulillah, jumlah keluarga penerima manfaat pada periode kali ini mengalami peningkatan dibanding periode sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa pendataan kami terus diperbaiki agar tepat sasaran," ujar Wida.

Wida menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran disesuaikan dengan kondisi geografis dan kesiapan infrastruktur di masing-masing desa untuk menghindari kerumunan dan memastikan ketertiban distribusi. Oleh karena itu, jadwal penyaluran dibuat bertahap dan berbeda-beda antar desa.

Berikut adalah rincian jadwal penyaluran beras bantuan pemerintah di Kecamatan Simpenan:

1. Desa Sangrawayang: Minggu dan Senin

2. Desa Cibuntu: Senin dan Selasa

3. Desa Kertajaya: Senin

4. Desa Cihaur: Selasa hingga Kamis

5. Desa Mekarasih: Minggu–Senin (khusus Dusun Ciangkrek pada Selasa di Aula Kantor Desa)

6. Desa Loji: Senin dan Selasa

7. Desa Cidadap: Minggu hingga Selasa

Berdasarkan data yang dihimpun dari Koordinator Kecamatan, distribusi KPM di setiap desa sebagai berikut:

- Desa Cidadap: 2.493 KPM

- Desa Loji: 1.949 KPM

- Desa Kertajaya: 1.581 KPM

- Desa Cihaur: 1.392 KPM

- Desa Mekar Asih: 1.054 KPM

- Desa Cibuntu: 856 KPM

- Desa Sangrawayang: 619 KPM

Total akumulasi penerima bantuan di seluruh wilayah Kecamatan Simpenan mencapai 9.944 KPM. Dengan alokasi 30 kg per kepala keluarga, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok pangan selama tiga bulan ke depan.

Menanggapi tingginya antusiasme masyarakat, Wida Sulastri berharap proses penyaluran dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel. Ia juga mengimbau kepada seluruh KPM untuk membawa identitas diri yang lengkap saat mengambil bantuan guna memperlancar proses verifikasi di titik distribusi.

"Kami berharap bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Kami juga meminta kerjasama dari aparatur desa dan relawan untuk menjaga kondusivitas selama proses pengambilan beras berlangsung," tutup Wida.

Hingga berita ini diturunkan, monitoring lapangan menunjukkan antrian terkendali dengan baik di sebagian besar titik penyaluran, meskipun beberapa desa dengan jumlah KPM besar seperti Desa Cidadap dan Loji terlihat cukup padat.


(Hans)

Posting Komentar