PAGER KENCANA INDONESIA BERTRANSFORMASI: PADUKAN TRADISI DAN PRESTASI BERBASIS AKADEMIK
KASUSNEWS | SUKABUMI – Paguron Pencak Silat Pager Kencana Indonesia di bawah kepemimpinan Ketua Umum Rd. H. Piar Pratama, S.H. (Raden Anom Pager Kencana kelima), resmi mengumumkan perubahan sistem dan orientasi organisasi. Langkah strategis ini menandai babak baru pengembangan pencak silat: tidak hanya melestarikan akar budaya tradisional, tetapi juga mengintegrasikannya dengan pendekatan modern dan prestasi berbasis akademik.
Transformasi besar ini digagas untuk menjawab tantangan zaman, di mana pencak silat dituntut adaptif terhadap perkembangan dunia olahraga prestasi sekaligus dunia pendidikan formal.
PERPADUAN SISTEM TRADISIONAL DAN MODERN
Di bawah arahan Piar Pratama, dilakukan pembaruan kurikulum dan metode pelatihan secara menyeluruh. Sistem perguruan kini disusun harmonis menjadi dua pilar utama:
- Pencak Silat Tradisional: Menjaga keaslian jurus, nilai historis, filosofi, dan kearifan lokal warisan leluhur agar tak luntur di tengah arus modernisasi.
- Pencak Silat Modern dan Prestasi: Membina atlet secara profesional untuk siap bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional sesuai standar kompetisi masa kini.
MENUJU SISTEM AKADEMIS TERSTRUKTUR
Terobosan paling progresif adalah penyusunan sistem pelatihan yang berlandaskan kerangka akademis. Pager Kencana Indonesia merancang kurikulum, jenjang kenaikan tingkat, serta evaluasi yang merujuk pada standar ilmu keolahragaan yang terukur.
Pendekatan ini memastikan setiap anggota tidak hanya mahir secara fisik dan teknik, tetapi juga memahami aspek teori, biomekanika gerak, hingga manajemen organisasi pencak silat.
"Pencak silat bukan sekadar warisan budaya untuk dijaga, melainkan ilmu kehidupan dan prestasi yang dapat dipelajari secara ilmiah. Lewat sistem akademis ini, kami melahirkan pesilat yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan berprestasi di kancah global," ujar perwakilan pengurus pusat. Selasa (12/8/2026)
KOMITMEN REGENERASI DAN MASA DEPAN
Dengan restu dan kepemimpinan Raden Anom Pager Kencana kelima, sinergi nilai luhur tradisi leluhur dan tata kelola modern semakin diperkuat. Transformasi ini diharapkan mendongkrak minat generasi muda, menjadikan pencak silat sarana pembangunan prestasi, karakter, dan kedisiplinan yang berstandar tinggi.
(Hans)


