BREAKING NEWS

LURUSKAN ISU SIKAP TIDAK SERIUS SAAT AUDIENSI, SEKDIS PERTANIAN SUKABUMI BERIKAN KLARIFIKASI


KASUS NEWS | SUKABUMI – Menanggapi sorotan publik yang muncul pasca‑audiensi antara Media Independen Online (MIO) Indonesia DPD Sukabumi Raya dengan pihak Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi pada Rabu (24/6/2026), Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Denis Eriska, akhirnya memberikan penjelasan resmi sekaligus permohonan maaf. Klarifikasi ini disampaikan secara langsung saat menerima kembali perwakilan MIO di ruang kerjanya, Selasa (30/6/2026).

Saat itu muncul anggapan bahwa Sekdis terlihat tidak serius dan terus‑menerus memainkan telepon genggam sepanjang pertemuan berlangsung, hal yang dinilai tidak menghargai perwakilan organisasi yang sedang menyampaikan aspirasi dan temuan di lapangan. Menjawab hal tersebut, H. Denis menegaskan apa yang dilihat sebagai sikap acuh tak acuh sejatinya adalah kesalahpahaman yang perlu diluruskan.

“Perlu saya jelaskan: saat saya memegang dan menggunakan telepon genggam saat itu, sama sekali bukan bentuk ketidakpedulian atau tidak menghargai rekan‑rekan MIO yang sedang berbicara. Justru sebaliknya, saya sedang berkomunikasi dengan bidang yang membidangi hal yang dibahas, menanyakan data dan rincian yang diperlukan agar jawaban yang kami berikan nanti bisa tepat sasaran, akurat, dan benar‑benar menjawab persoalan yang disampaikan,” tegas H. Denis.

Ia menambahkan, langkah tersebut diambil demi memastikan setiap masukan dan pertanyaan yang diajukan dapat ditindaklanjuti dengan baik dan tidak sekadar dijawab secara umum saja.

“Maka dari itu timbul kesalahpahaman ini. Tindakan saya saat itu semata‑mata upaya memperoleh informasi pendukung yang berkaitan langsung dengan materi audiensi, supaya pembahasan berjalan lengkap dan bermanfaat,” imbuhnya.

Menyadari cara kerjanya saat itu menimbulkan penafsiran yang kurang baik, H. Denis pun dengan terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa tidak nyaman, terutama kepada rekan‑rekan MIO Sukabumi Raya.

“Saya memohon maaf yang sebesar‑besarnya jika kejadian tersebut menimbulkan kesalahpahaman, ketidaknyamanan, maupun persepsi negatif terhadap sikap kami. Ke depannya, saya berharap kita dapat membangun saluran komunikasi yang lebih baik, terbuka, dan saling memahami, guna menjaga sinergitas yang kuat demi kemajuan dan kesejahteraan pertanian serta masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan ketegangan yang sempat terjadi dapat mereda dan kerja sama antara pihak dinas dan elemen masyarakat berjalan lebih harmonis ke depannya.

 

(Hans)

Posting Komentar