BREAKING NEWS

LEPAS 55 SISWA KELAS XII, KEPALA SMK TARUNA MANDIRI PESAN: JADIKAN KEDISIPLINAN MODAL UTAMA SUKSES

KASUS NEWS | SUKABUMI – Suasana haru biru menyelimuti halaman SMK Taruna Mandiri Kabupaten Sukabumi, Sabtu (13/6/2026). Sekolah yang dikenal dengan kedisiplinan dan karakter tarunanya ini menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2025/2026 bertajuk "Paturay Tineung". Sebanyak 55 lulusan dari dua jurusan unggulan, yaitu Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta Teknik Kendaraan Ringan (TKR), resmi dilepas untuk melanjutkan perjuangan di jenjang yang lebih tinggi atau dunia kerja.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Pengawas Pembina SMK Wilayah V KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rita Suparti, M.Pd., Ketua FKKS wilayah V,  Camat Cikembar, Kepala Desa Parakanlima, para Kepala Dusun, Ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta seluruh wali murid kelas XII. Kehadiran mereka menjadi saksi bisu atas perjalanan panjang para taruna dalam menempa diri selama tiga tahun.

Kepala SMK Taruna Mandiri, Deni Hermawan, ST, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pendidikan di sekolah tersebut. Ia menekankan bahwa lulusan SMK Taruna Mandiri tidak hanya dibekali kompetensi teknis, tetapi juga mental baja dan integritas.

“Hari ini adalah momen perpisahan yang penuh makna. Kami melepas 55 putra-putri terbaik kami dari jurusan TKJ dan TKR. Pesan saya, jangan lupakan ilmu dasar kedisiplinan dan etos kerja yang telah ditanamkan di sini. Di manapun kalian berada, baik di perguruan tinggi maupun di dunia industri, tunjukkan bahwa alumni SMK Taruna Mandiri adalah tenaga kerja yang kompeten, jujur, dan bertanggung jawab,” ungkap Deni Hermawan.

Sementara itu, Pengawas Pembina SMK Wilayah V KCD Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Rita Suparti, M.Pd., dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap konsistensi SMK Taruna Mandiri dalam menjaga mutu pendidikan dan karakter siswa. Ia menilai bahwa model pendidikan berbasis asrama dan kedisiplinan yang diterapkan di sekolah ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

“Saya melihat perkembangan positif dari SMK Taruna Mandiri. Lulusan-lulusan kalian memiliki keunggulan dalam hal kemandirian dan ketahanan mental. Ini adalah modal utama untuk bersaing di era globalisasi. Saya berharap silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan alumni tetap terjaga, karena jaringan ini akan menjadi kekuatan besar bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi,” ujar Rita Suparti.

Acara "Paturay Tineung" diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk penyerahan simbolis kunci sekolah dari perwakilan siswa kelas XII kepada adik kelasnya sebagai tanda estafet kepemimpinan, pertunjukan seni budaya, serta doa bersama. Momen puncak terjadi ketika para orang tua memeluk erat anak-anak mereka, menandai transisi dari masa sekolah menuju kedewasaan.

Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan para alumni dapat menjadi agen perubahan yang membawa nama baik almamater dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.


[Hans] 

Posting Komentar