Bunda PAUD Desa Cimaja, Leli Haryati Hadiri Gelaran Kreasi Seni&Perpisahan PAUD Cempaka
KASUS NEWS | SUKABUMI – Suasana ceria dan penuh kebahagiaan mewarnai kegiatan kreasi seni sekaligus perpisahan siswa-siswi PAUD Cempaka yang berlokasi di Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (7/6/2026). Hadir dalam acara tersebut Bunda PAUD Desa Cimaja, Leli Haryati, yang turut menyaksikan penampilan dan karya yang ditampilkan oleh anak-anak didik.
Leli Haryati menyampaikan bahwa kedudukan pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini sudah sangat penting dan setara dengan jenjang Taman Kanak-kanak, mengikuti perkembangan peraturan terbaru. Ia menjelaskan bahwa syarat untuk dapat melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar kini mewajibkan setiap anak memiliki ijazah atau sertifikat PAUD sebagai bukti resmi bahwa mereka telah menempuh pendidikan pada jenjang awal tersebut.
“Pendidikan PAUD bukan lagi sekadar tempat bermain, melainkan fondasi awal yang kuat bagi tumbuh kembang anak. Sesuai aturan terbaru, untuk masuk ke SD, anak harus sudah memiliki bukti telah mengikuti pendidikan di jenjang ini. Ini menunjukkan betapa diakuinya peran PAUD dalam sistem pendidikan nasional kita,” ujarnya.Leli juga menyampaikan rasa bangganya melihat pelaksanaan kegiatan hari itu. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendidik dan pengelola yang telah membimbing anak-anak dengan penuh kesabaran dan dedikasi.
“Saya sangat bangga melihat semangat dan kreativitas yang ditunjukkan anak-anak hari ini. Apresiasi yang setinggi-tingginya kami berikan kepada seluruh pihak yang telah berperan. Semoga PAUD Cempaka ke depannya dapat terus berkembang, semakin maju, dan menjadi tempat yang nyaman serta berkualitas bagi generasi penerus bangsa di Desa Cimaja,” tambahnya.
Terkait hal itu, Leli Haryati juga berpesan kepada seluruh warga Desa Cimaja yang memiliki anak-anak yang sudah memasuki usia PAUD agar segera mendaftarkan dan menyekolahkan putra-putrinya di lembaga pendidikan anak usia dini terdekat. Jangan menunda-nunda memberikan kesempatan belajar bagi mereka, karena usia dini adalah masa keemasan yang sangat menentukan kecerdasan, kepribadian, dan masa depan anak. Melalui pendidikan PAUD yang baik, anak akan lebih siap secara mental dan pengetahuan saat nantinya melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.
“Dari jumlah tersebut, perlu kami sampaikan bahwa satu orang di antaranya bukan lulus, melainkan akan melanjutkan pendidikan di tempat lain atau pindah sekolah. Sehingga secara keseluruhan proses pembelajaran berjalan dengan baik sesuai target yang telah ditetapkan,” jelas Mimin.
Ia menambahkan, kegiatan kreasi seni yang digelar bersamaan dengan perpisahan ini bertujuan untuk mengasah bakat, kepercayaan diri, dan kemampuan berekspresi anak-anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan mereka tidak hanya memahami pelajaran dasar, tetapi juga memiliki jiwa seni dan keberanian untuk menampilkan kemampuan yang dimiliki.
“Kami berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Melalui kreasi seni ini, kami ingin melihat bakat apa yang ada pada diri masing-masing anak dan terus mengembangkannya. Kami juga berharap apa yang telah diajarkan selama ini dapat menjadi bekal berharga bagi mereka saat melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” pungkas Mimin.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sertifikat dan cinderamata kepada para siswa, disertai harapan agar mereka tumbuh menjadi anak yang cerdas, berakhlak baik, dan membanggakan orang tua serta desa tercinta.
[Hans]

