BREAKING NEWS

Pantai Sukawayana: Destinasi Wisata Pantai dan Religi Raih 25.000 Pengunjung Selama Liburan Lebaran 1447 H

KASUS NEWS | SUKABUMI – Pantai Sukawayana (juga dikenal sebagai Pantai Kadaka), yang terletak di area Samudra Beach Hotel (SBH) di kawasan Pantai Muara Sukawayana, bukan hanya menjadi destinasi wisata pantai menarik, tetapi juga menjadi tempat wisata religi bagi sebagian pengunjung yang datang untuk mengeksplorasi sejarah terkait Prabu Siliwangi.

Bahkan pada bulan-bulan tertentu seperti bulan Maulud dan bulan Muharram, Pantai Muara Sukawayana dijadikan sebagai tempat sakral oleh sebagian masyarakat untuk melakukan ritual atau yang dikenal dengan istilah "Ngabungbang", menjadikannya ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang dari luar Jawa.

Selama liburan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriyah, jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dadan, petugas Hotel SBH yang bertugas di kawasan objek wisata tersebut, menyampaikan bahwa dari H+1 hingga H+6 Lebaran, total pengunjung mencapai 25.000 orang. Jum'at (27/3/2026).

Lebih lanjut Dadan menuturkan bahwa dalam mengatur dan menjaga kawasan objek wisata Pantai Kadaka Sukawayana ini, ia tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh berbagai pihak yang bersinergi, antara lain Polsek Cikakak, Linmas Desa Cikakak, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), organisasi masyarakat (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta pemuda lingkungan setempat.

Kolaborasi ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang optimal terhadap para pengunjung, baik untuk aktivitas rekreasi maupun untuk ibadah serta ritual keagamaan.

Deden, salah satu pengunjung asal Sukabumi yang datang bersama keluarga, mengungkapkan bahwa ia berkunjung tidak hanya untuk menikmati suasana pantai, tetapi juga untuk melakukan wisata religi sekaligus napak tilas sejarah Prabu Siliwangi.

Menurutnya, kawasan wisata ini sangat nyaman dan aman karena selalu dipantau oleh penjaga pantai dari BPBD dan Balawista, ditambah dukungan dari berbagai elemen masyarakat seperti yang disampaikan Dadan, sehingga anak-anak dapat bermain dengan tenang.

"Tidak merasa keberatan dengan adanya tiket masuk, hal ini sangat wajar mengingat kawasan ini menyediakan lahan parkir yang luas dan keamanannya terjaga dengan baik," ujar Deden.


(Shem) 

Posting Komentar