RAKERCAB SPI SUKABUMI RAYA: TIGA KANDIDAT BERTARUNG, RADI PRIADI: INGIN HADIRKAN BANTUAN HUKUM BAGI YANG KURANG BERUNTUNG
KASUS NEWS | SUKABUMI – Suasana demokrasi dan semangat pembaruan mewarnai penyelenggaraan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pengacara Indonesia (SPI) Sukabumi Raya. Bertempat di Aula Hotel Augusta Palabuhanratu, kegiatan ini digelar pada Jumat (15/5/2026) dengan mengusung tema besar: “Memperkokoh Peran Advokat dalam Menegakkan Supremasi Hukum dan Transformasi Sosial”.
Agenda utama Rakercab kali ini adalah pemilihan Ketua DPC SPI Kabupaten Sukabumi periode selanjutnya. Persaingan terasa menarik dan terbuka karena terdapat tiga nama berkualitas yang maju sebagai kandidat, yakni Dasep Ruhiat, SH, Ena Suharna, SH, dan Radi Priadi, SH.
Kegiatan ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh pengurus, anggota, serta tamu undangan yang terdiri dari berbagai unsur elemen masyarakat, praktisi hukum, dan mitra kerja SPI. Rakercab menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja ke depan, sekaligus menentukan sosok pemimpin yang akan membawa SPI semakin berperan nyata di tengah masyarakat.
Di sela-sela kegiatan, salah satu kandidat yang turut bertarung, Radi Priadi, SH, menyapa awak media dan membuka suara terkait alasan kuat di balik keputusannya maju dalam kontestasi ini. Dengan tegas dan penuh keyakinan, Radi mengungkapkan bahwa tujuannya ikut serta dalam perebutan kursi pimpinan ini semata-mata ingin membawa perubahan yang lebih baik, memperkuat integritas organisasi, dan memastikan kehadiran advokat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Lebih jauh, Radi membeberkan motivasi mendalam yang mendorongnya maju. Ia menyoroti realitas di lapangan yang masih memprihatinkan, di mana masih banyak warga masyarakat yang kesulitan mengakses keadilan.
"Keputusan saya maju ini didasari oleh keprihatinan saya melihat maraknya kasus-kasus hukum, baik pidana maupun perdata, yang melibatkan masyarakat kita. Masih sangat banyak warga yang tidak memahami hukum, dan lebih miris lagi, banyak pula yang memiliki masalah hukum namun tidak memiliki kemampuan dari sisi ekonomi untuk membayar dan memperoleh bantuan pendampingan hukum dari pengacara," ungkap Radi Priadi dengan nada serius.
Menurutnya, keberadaan organisasi advokat seperti SPI tidak boleh hanya menjadi perkumpulan profesional semata, melainkan harus menjadi benteng perlindungan bagi warga negara. Ia ingin menjadikan SPI sebagai wadah yang hadir untuk mereka yang kurang beruntung secara ekonomi namun membutuhkan perlindungan hak-hak konstitusionalnya.
"Saya ingin berguna dan bermanfaat. Jika nanti dipercaya memimpin, saya ingin memastikan SPI hadir menjadi solusi. Kami harus lebih aktif mendampingi dan memberikan bantuan hukum, terutama bagi masyarakat kecil yang membutuhkan. Supremasi hukum itu harus dirasakan adil oleh siapa saja, kaya maupun miskin," tegasnya.
Radi berharap, visi dan misinya ini mendapat dukungan dari rekan-rekan seprofesi. Ia ingin SPI ke depan semakin kokoh perannya, semakin mandiri, dan semakin menjadi rujukan utama masyarakat Kabupaten Sukabumi dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.
Pemilihan ketua DPC SPI ini dipantau dengan antusias oleh seluruh anggota, mengingat organisasi ini memiliki peran strategis dalam menjaga tegaknya hukum dan transformasi sosial di wilayah Sukabumi Raya.
[Hans]
