BREAKING NEWS

MESKI ARMADA TERBATAS, DLH SUKABUMI TETAP KONSISTEN JAGA KEBERSIHAN KAWASAN WISATA MELALUI DEDIKASI PETUGAS


KASUS.WEB.ID | SUKABUMI  – Isu penumpukan sampah masih menjadi tantangan serius di hampir seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Meski dihadapkan pada keterbatasan jumlah armada pengangkut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi tetap menunjukkan konsistensi dan keseriusan dalam mengelola kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan strategis seperti jalur wisata.

Salah satu titik yang menjadi sorotan adalah rute pengangkutan sampah dari Citepus hingga Sukawayana. Di tengah minimnya fasilitas, petugas lapangan tetap bekerja keras memastikan sampah terangkut secara berkala. Darmanto, seorang petugas pengangkut sampah yang bertugas di jalur tersebut, mengungkapkan bahwa dedikasi timnya tidak luntur meski beban kerja cukup berat.

"Kami tetap berusaha maksimal membersihkan area ini karena menyadari bahwa Citepus-Sukawayana adalah pintu masuk wisatawan. Kebersihan sangat mempengaruhi kenyamanan pengunjung," ungkap Darmantos saat ditemui di lokasi, Senin (12/10/2026).

Namun, Darmanto juga tidak menampik adanya kendala teknis yang dihadapi sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa jadwal pengangkutan di jalur Citepus-Sukawayana saat ini hanya dilakukan sekali dalam seminggu. Frekuensi tersebut seringkali tidak sebanding dengan volume sampah yang dihasilkan masyarakat dan aktivitas wisata, sehingga terkadang masih ada sisa sampah yang belum terangkat akibat keterbatasan armada yang tersedia.

"Karena armadanya terbatas, kami hanya bisa datang seminggu sekali. Kadang kalau volumenya banyak, memang tidak semuanya bisa terangkat dalam satu kali angkut. Ini menjadi tantangan terbesar kami di lapangan," jelasnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Darmanto menyampaikan harapannya agar ke depan dapat terjadi penambahan frekuensi pengangkutan atau penambahan unit armada khusus untuk jalur wisata guna mendukung penanganan sampah yang lebih optimal.

"Harapan kami tentu ada dukungan lebih, baik berupa tambahan armada atau peningkatan frekuensi angkut, agar sampah benar-benar bersih tuntas dan tidak menumpuk terlalu lama," tuturnya.

Tak lupa, Darmanto juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Ia mengajak warga sekitar dan para wisatawan untuk lebih disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah organik dan anorganik. Langkah kecil dari masyarakat, menurutnya, akan sangat meringankan beban petugas di lapangan.

"Kepada masyarakat, kami mohon bantuannya untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di bahu jalan atau area wisata. Mari kita jaga bersama kebersihan Sukabumi, karena kebersihan adalah tanggung jawab kita semua, bukan hanya tugas petugas," pungkas Darmantos.

Hingga berita ini diturunkan, DLH Kabupaten Sukabumi terus berupaya melakukan efisiensi rute dan koordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalisir dampak negatif dari tumpukan sampah di kawasan vital tersebut.


(Hans)

Posting Komentar