DARIPADA GADUH, JERMI SETYA JORDAN DORONG DISKUSI PUBLIK TERKAIT KASUS PT BDS
KASUS.WEB.ID | BANDUNG – Menanggapi memanasnya isu dan opini publik terkait kasus PT BDS, praktisi hukum Jermi Setya Jordan menyuarakan pentingnya menciptakan ruang dialog yang sehat dan edukatif. Ia mengusulkan agar para pihak terkait duduk bersama dalam sebuah forum diskusi publik, ketimbang membiarkan berkembangnya narasi-narasi liar di tengah masyarakat.
Jermi menyarankan agar diskusi publik tersebut melibatkan berbagai elemen penting, mulai dari perwakilan vendor, aktivis atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga para praktisi hukum. Menurutnya, forum ini merupakan wadah yang tepat untuk bertukar pendapat, melakukan klarifikasi, serta memberikan edukasi hukum yang objektif kepada masyarakat.
"Daripada gaduh dan memicu gerakan narasi-narasi liar yang belum tentu kebenarannya, lebih baik kita adakan diskusi publik. Kita undang perwakilan vendor, aktivis, dan praktisi hukum agar bisa saling berpendapat dan saling mengedukasi secara terbuka," ujar Jermi Setya Jordan, Sabtu (10/10/2026).
Lebih lanjut, Jermi menegaskan dukungannya terhadap sikap tegas yang sebelumnya disampaikan oleh Piar Pratama, yang mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak menggiring opini secara sepihak.
"Saya sepakat dengan Piar Pratama. Kita harus menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan saat ini. Jangan sampai opini di luar justru mengintervensi atau memperkeruh suasana," pungkasnya.
Langkah mendorong diskusi terbuka ini diharapkan dapat meredam kebingungan publik, serta mengembalikan penyelesaian dinamika kasus PT BDS pada koridor hukum dan asas keterbukaan yang bermartabat.
(Redaksi)
