BREAKING NEWS

SMP PGRI 2 PALABUHANRATU GELAR LDKS 2026, FOKUS PEMBENTUKAN KARAKTER CALON PEMIMPIN SISWA


KASUS.WEB.ID | SUKABUMI – SMP PGRI 2 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026 pada Sabtu–Minggu (12–13/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti oleh calon pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan perwakilan kelas dengan tujuan mengasah jiwa kepemimpinan dan mental tangguh sejak dini.

Mengusung tema "Membentuk Karakter, Mengukir Masa Depan", kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dengan empat pilar utama: kepemimpinan, kerja sama, ketangguhan mental, dan integritas. Kepala SMP PGRI 2 Palabuhanratu, Irman Nuryega, S.Pd., menyatakan bahwa LDKS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian integral dari visi sekolah dalam mencetak generasi yang bertanggung jawab.

"Seorang pemimpin yang hebat adalah orang yang mampu memimpin dirinya sendiri terlebih dahulu. Melalui LDKS ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang mereka ambil setiap hari," ujar Irman saat ditemui di lokasi kegiatan, Sabtu (12/9/2026).

Irman menekankan pentingnya pelatihan dasar yang matang bagi calon pengurus OSIS. Ia menilai OSIS berfungsi sebagai "laboratorium kepemimpinan" bagi siswa, tempat mereka belajar mengelola organisasi, merencanakan kegiatan, dan memimpin rekan sebaya secara langsung.

"Kami berharap LDKS 2026 ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata. Para siswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan di sekolah dan lingkungannya, serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan mental yang tangguh," tambahnya.

Selain teori kepemimpinan, peserta juga dilatih melalui simulasi kelompok untuk membangun komunikasi, solidaritas, dan kemampuan memecahkan masalah di bawah tekanan. Nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam setiap sesi pelatihan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru dan panitia yang berkomitmen untuk memantau perkembangan karakter para peserta selama proses pelatihan berlangsung. Dengan adanya bekal kepemimpinan ini, pihak sekolah optimis para siswa dapat menjadi teladan positif bagi komunitas sekolah maupun masyarakat luas.


(I N / Bby)

Posting Komentar