BREAKING NEWS

PUTRA SARINAH WARTABONE TEGASKAN: KAMI CUCU NANI WARTABONE TIDAK BISA DIBELI ATAU DIBUJUK RAYU


KASUS.WEB.ID | GORONTALO – Keluarga besar Pahlawan Nasional Nani Wartabone kembali menegaskan sikap independen mereka di tengah dinamika sosial-politik di Gorontalo. Didi Mohamad, putra dari Sarinah Wartabone, menyatakan bahwa keturunan pahlawan tersebut memegang teguh prinsip leluhur dan tidak dapat dipengaruhi oleh iming-iming materi maupun bujukan politik.

Pernyataan ini disampaikan Didi Mohamad sebagai bentuk respons atas berbagai tekanan dan pendekatan yang diterima oleh keluarga besar dalam beberapa waktu terakhir. Ia menekankan bahwa nama besar Nani Wartabone merupakan amanah yang harus dijaga kehormatannya, bukan alat tawar-menawar.

"Kami cucunya Nani Wartabone punya prinsip. Prinsip itu diwariskan dari darah dan semangat perjuangan leluhur kami. Kami tidak mau dibujuk rayu, apalagi dibeli," tegas Didi Mohamad di Gorontalo, Senin (15/9/2026).


Menurut Didi, warisan kepahlawanan Nani Wartabone bukan sekadar catatan sejarah, melainkan nilai hidup yang mencakup kebebasan berpikir dan kemerdekaan dari kepentingan sesaat. Ia menolak keras anggapan bahwa posisi keluarga dapat digeser oleh kekuasaan atau janji-janji tertentu.

"Kami tidak menjual pendapat. Kami tidak menukar kebenaran dengan keuntungan sesaat. Karena nama yang kami emban itu terlalu mahal harganya untuk ditukar dengan apa pun," tambahnya.

Sikap tegas keluarga besar Nani Wartabone ini mendapat perhatian luas dari masyarakat Gorontalo. Banyak pihak menilai keteguhan prinsip tersebut relevan dengan kondisi saat ini, di mana integritas figur publik sering menjadi sorotan.

Didi berharap, sikap ini dapat menjadi contoh bahwa menjadi keturunan pahlawan adalah tanggung jawab moral untuk tetap berdiri di atas kebenaran, tanpa takut terhadap tekanan kekuasaan maupun tergoda oleh harta benda.

"Hal ini kami jaga agar warisan kemerdekaan itu tidak terasa hambar di tangan generasi penerus," pungkasnya.


(S.R 01)

Posting Komentar