DESTRY DAMAYANTI RESMI JABAT GUBERNUR BANK INDONESIA GANTIKAN PERRY WARJIYO
KASUS.WEB.ID | JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031. Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR, menyusul pengunduran diri Gubernur BI sebelumnya, Perry Warjiyo.
Konfirmasi mengenai pergantian pimpinan bank sentral tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. Langkah ini diambil untuk mengisi kekosongan jabatan strategis di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak.
Destry Damayanti merupakan figur yang tidak asing di lingkungan Bank Indonesia. Ia memiliki rekam jejak panjang di institusi tersebut, serta pengalaman di sektor perbankan dan akademisi. Sebelum dicalonkan, Destry dikenal memiliki pemahaman mendalam mengenai kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan.
Pengalaman Destry juga mencakup masa-masa kritis, termasuk saat BI merespons dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pada periode tersebut, BI dituntut untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendukung program pemulihan ekonomi nasional.
Sebagai perempuan pertama yang menduduki posisi Gubernur BI, Destry menghadapi sejumlah tantangan besar. Prioritas utamanya adalah menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta mempertahankan ketahanan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar global.
Para ekonom menilai bahwa independensi Bank Indonesia tetap menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan moneter. Meskipun sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal pemerintah diperlukan, keputusan BI harus tetap berlandaskan pada data ekonomi dan mandat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah.
"Tugas utama Gubernur BI ke depan adalah menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan, sambil tetap mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar salah satu pengamat ekonomi yang dimintai tanggapannya terkait pengesahan ini.
Dengan disahkannya oleh DPR, Destry kini memegang mandat penuh untuk memimpin Bank Indonesia. Fokus selanjutnya adalah membangun kepercayaan publik dan pasar melalui kebijakan yang konsisten, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah berharap, di bawah kepemimpinan Destry, koordinasi antara otoritas moneter dan fiskal dapat semakin optimal tanpa mengurangi prinsip independensi bank sentral.
(S.R 01)
