BREAKING NEWS

TEGAS! Asep Achmad Subandi: Rekrutmen Relawan SPPG Wajib Utamakan Warga Lokal

KASUS NEWS | SUKABUMI – Kepala Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak, Asep Achmad Subandi, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan rekrutmen dan interview calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG.

Acara berlangsung di Kp. Cileungsing I RT 003/002, Desa Cileungsing, pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan yang digelar oleh Pengelola dan Mitra SPPG ini disambut antusias luar biasa, terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 200 orang.

Turut hadir memantau jalannya proses seleksi antara lain Babinkamtibmas, Danposramil Cikakak, anggota BPD, Ketua Pengelola SPPG, Tim Verifikasi, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kades Asep Achmad Subandi menyampaikan bahwa dari hampir 200 pendaftar tersebut, hanya akan diseleksi menjadi 40 orang yang nantinya diterima menjadi relawan SPPG.

Posisi ini sangat penting mengingat jumlah warga Desa Cileungsing mencapai sekitar 3.600 jiwa yang membutuhkan pelayanan maksimal, maka ini menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemdes Cileungsing. 

Asep menegaskan komitmen kuatnya sebagai pemimpin desa.

"Pemerintah Desa memiliki kewajiban untuk menyejahterakan warga. Saya merasa berdosa apabila warga saya tidak hidup sejahtera dan tidak maju," ujarnya penuh rasa tanggung jawab.

"Warga punya hak mendapatkan pelayanan yang baik, namun juga punya kewajiban untuk mentaati peraturan yang ada di Desa Cileungsing maupun aturan pemerintah lainnya," tegasnya.

Dengan tegas, Asep menyampaikan pesan khusus kepada calon relawan maupun pengelola dapur MBG.

"Penerimaan relawan SPPG ini harus mengacu kepada Otonomi Daerah (Otda). Dalam aturan tersebut, yang diutamakan adalah warga setempat, tentunya warga Desa Cileungsing sendiri," ujarnya menohok.

Hal ini dilakukan agar manfaat ekonomi dan kesempatan kerja dapat langsung dirasakan oleh masyarakat asli desa.

Lebih jauh, Asep menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengintervensi proses seleksi yang sedang berjalan.

"Saya tidak akan mengintervensi pelaksanaan rekrutmen ini. Seleksi akan disesuaikan dengan kualifikasi dan kemampuan masing-masing," jelasnya.

Namun, ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang merasa dirugikan.

"Tetapi ingat, apabila ada warga saya yang merasa haknya dirampas atau tidak diperlakukan adil, silakan lapor ke saya langsung. Nomor HP saya aktif 24 jam," pungkasnya meyakinkan.

Dengan sistem yang terbuka dan diawasi bersama ini, diharapkan terpilih relawan yang benar-benar kompeten, berdedikasi tinggi, dan tetap berpihak kepada kepentingan warga lokal.


(Hans) 

Posting Komentar