REKRUTMENT RELAWAN SPPG CILEUNGSING RESMI DIBUKA, FARHAN : ISU TITIPAN WAJAR, TAPI YANG LOLOS SESUAI PROSEDUR & TRANSFARAN
KASUS NEWS | SUKABUMI – Proses rekrutmen dan interview calon relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG Desa Cileungsing resmi dibuka. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Kepala Desa Cileungsing, Asep Achmad Subandi, S.Pd., pada Rabu (29/4/2026) berlokasi di Kp. Cileungsing RT 003/002 Desa Cileungsing Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi dan berlangsung tertib serta terpantau ketat.
Hadir dalam peresemian tersebut Danposramil Cikakak, Babinkamtibmas Cileungsing, Pemdes Cileungsing, BPD Cileungsing, serta unsur tokoh masyarakat.
Dalam kesempatannya, Farhan selaku PIC atau Ketua Pengelola Dapur MBG Cileungsing yang dipercaya oleh Yayasan memaparkan alur pendaftaran.
"Pendaftaran dibuka mulai hari Kamis sampai Minggu, lalu verifikasi berkas Senin dan Selasa, dan hari ini serta Kamis adalah tahapan wawancara," jelas Farhan.
Ia mengaku takjub melihat minat warga yang sangat tinggi.
"Antusiasme luar biasa, total pendaftar mencapai sekitar 200 orang, dan hingga saat ini sudah sekitar 150 orang yang lolos verifikasi administrasi," tambahnya.
Menanggapi beredarnya rumor atau isu mengenai adanya titipan dari pihak tertentu, Farhan menanggapinya dengan kepala dingin namun tegas.
Menurutnya, hal seperti itu adalah hal yang lumrah dan biasa terjadi dalam setiap rekrutmen.
"Mungkin ada orang tua yang bilang 'Pak titip ya', atau ada rekomendasi dari teman-teman Ormas maupun OKP. Itu hal wajar dan manusiawi," ujarnya.
Namun, ia menekankan bahwa timnya akan tetap bersikap profesional.
"Kami tetap menekankan bahwa semua harus menempuh prosedur dan seleksi yang sudah ditetapkan. Siapapun yang datang, kualifikasi dan kemampuan yang menjadi penilaian utama," tegasnya.
Untuk menjaga objektivitas dan menghindari kecurigaan serta kecemburuan sosial, Farhan mengaku melakukan langkah strategis.
Pihaknya melibatkan tim verifikator dari luar wilayah, yaitu menggandeng langsung para PIC dari lokasi lain.
"Kami melibatkan PIC SPPG Karangpapak, PIC SPPG Bantargadung, dan PIC SPPG Sukamaju untuk ikut menjadi tim pewawancara. Jadi ini murni penilaian objektif," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Asep Achmad Subandi kembali menegaskan arahannya. Ia meminta panitia mengacu pada Otonomi Daerah (Otda) agar lebih mengutamakan putra-putri asli Desa Cileungsing.
Lebih jauh, Kades Asep membuka layanan pengaduan.
"Jika ada warga yang merasa haknya dirampas atau merasa ada kejanggalan, silakan lapor langsung ke saya. Nomor HP saya aktif 1x24 jam," ujarnya meyakinkan.
Hadir memantau, Danposramil Cikakak, Pelda Sandi Doreksa, berharap seluruh proses berjalan aman, tertib, dan lancar.
Ia pun memberikan pesan keras agar integritas tetap terjaga.
"Saya berharap pelaksanaan ini bersih. Jangan sampai ada istilah titip-menitip karena hal itu akan menimbulkan konflik kepentingan dan merugikan pihak lain," tandasnya.
Dengan pengawasan bersama dan sistem yang terbuka, diharapkan terpilih relawan yang benar-benar kompeten dan amanah.
(Hans)



