BREAKING NEWS

BANGUNKAN WARGA UNTUK SAHUR, KELOMPOK PEMUDA CIMAJA BERKREASI DENGAN IRAMA MUSIK SEDERHANA

 


KASUSNEWS | SUKABUMI - Suasana bulan Ramadhan semakin terasa di kawasan Cimaja Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Kelompok pemuda lokal Cimaja menggelar aktivitas kreatif untuk membangunkan warga sekitar agar tidak terlewatkan waktu sahur dengan penuh keceriaan dan semangat kebersamaan. Sabtu, 14 Maret 2026 / 1447 H. 

 

Alih-alih bangunkan sahur menggunakan suara seruan konvensional atau alat pengeras suara, para pemuda ini menghadirkan sentuhan unik dengan membawa menabuh alat musik drumband sederhana yang mereka susun sendiri. Mereka berkeliling setiap gang di wilayah Cimaja Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi mulai pukul 02.30 WIB, dengan irama drum yang jelas dan nyanyi-nyanyian yang meriah nan menyenangkan untuk membangunkan warga jelang waktu sahur.

Adam, yang bertindak sebagai captain atau pemimpin tim drumband, menjelaskan latar belakang dibentuknya inisiatif ini. "Ide ini muncul karena kita melihat sebagian warga seringkali terlewatkan sahur karena terlalu lelah atau tidak terdengar dengan jelas jika hanya dibangunkan dengan suara biasa. Kami memilih drumband karena iramanya kuat, mudah terdengar di setiap sudut kampung, dan bisa memberikan semangat positif di pagi hari," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Adam menambahkan bahwa seluruh anggota tim terlibat dalam merakit alat musik dan menyusun irama yang akan dimainkan dengan tugas yang berbeda. "Kita memainkan sebagian alat drumband sederhana yang dimodifikasi agar aman dan menghasilkan suara yang baik. Kami juga menyusun irama yang tidak terlalu keras agar tidak mengganggu, tapi cukup jelas untuk membangunkan. Semua dilakukan secara sukarela, karena kita ingin memberikan kontribusi positif dalam bulan suci ini," jelasnya.

 

Ia menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah untuk membangunkan warga dengan cara yang menyenangkan. "Tugas kita adalah memastikan mereka bangun tepat waktu, dan dengan drumband sedehana disertai alunan lagu, kami berharap bisa membuat suasana pagi sahur menjadi lebih meriah dan penuh semangat," tambah Adam.

 

Warga setempat memberikan respon positif terhadap inisiatif ini. Meri, seorang ibu rumah tangga warga RT 005/001 Asem III sampaikan rasa senang dan terima kasihnya. "Sekarang tidak perlu khawatir telat sahur, irama drumnya jelas terdengar dan bahkan membuat keluarga saya lebih bersemangat untuk bangun sahur bersama kami. Bahkan anak saya yang paling kecil sampai joget-joget ketika tim drum main didepan rumah," ujarnya dengan senyum.


Selain Meri, warga yang lainnya bahkan dengan suka rela memberikan makanan dan minuman bahkan ada juga yang memberikan uang tunai kepada tim drum tersebut sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasihnya. "Anak-anak kami terutama yang baru belajar berpuasa justru merasa senang sekali menanti datangnya waktu sahur sambil menunggu tim drum lewat ke depan rumah kami", ujar salah satu warga. 


Aktivitas ini dijadwalkan akan berlangsung hingga akhir bulan Ramadhan, dengan harapan dapat menjadi contoh bagi kelompok pemuda lain untuk menciptakan kebersamaan positif selama bulan suci.


 

(Hans) 

Posting Komentar