545 Ton Produk Unggas Senilai Rp18,2 Miliar Diekspor ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste
Bandung, 4 Maret 2026 – Sebanyak 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar resmi dilepas ke tiga negara tujuan, yaitu Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Pelepasan ekspor yang dilakukan Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa industri perunggasan nasional Indonesia tidak hanya telah mencapai swasembada dalam produksi ayam dan telur, tetapi juga mampu memperluas sayap ekspansi ke pasar global.
Produksi dalam negeri yang kuat menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk melangkah sebagai eksportir protein hewani yang kompetitif. Pemerintah memastikan bahwa surplus produksi yang dihasilkan dikelola secara tepat guna menjaga stabilitas harga di tingkat peternak, melalui kombinasi penyerapan pasar domestik dan perluasan akses pasar ekspor.
Sebelum dikirim, setiap produk unggas telah melalui proses sertifikasi veteriner dan pengawasan ketat sesuai dengan standar internasional. Hal ini dilakukan untuk menjamin mutu produk dan keamanan pangan yang akan dikonsumsi di negara tujuan.
Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa akan terus mengawal perkembangan industri unggas nasional, dengan fokus pada tiga poin utama: menjaga keseimbangan pasokan di dalam negeri, memelihara stabilitas harga, serta terus melakukan upaya pembukaan pasar baru. Tujuan utama adalah agar industri unggas Indonesia semakin mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi di kancah dunia.
Sumber : Saluran Kementerian Pertanian RI
Editor : Hans

